![]() |
| Dokumen tasi, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Feri Oktavia, 29-05-26. |
ANAMBAS, NEWSAJADDETIK.CO.ID - Terjawab persolan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Batu Berapit, Kecamatan Jemaja meski sempat menjadi bahan perbincangan di publik.
Diketahui Gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Batu Berapit di RT/ RW/10/4, Dusun Langan, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, yang dibangun satu tahun yang pata tahun 2025.
Kini menjadi pertanyaan warga setempat pasalnya terkesan terbengkalai begitu saja bahkan menjadi ejekan di salah satu Grup Whatsapp milik warga Anambas, jadikan gudang kelapa, ucap anggota grup Whatsapp, 28 Mei 2026.Selain tapak rumput liar dan pohon liar yang tumbuh di sekiling Gedung Banguna Puskesmas Pembantu (Pustu) juga tampak pintu mulai tidak rapat.
Kabarnya warga sekitar menduga ada persolan kelalayan dalam pengawasan saat kontraktor pelaksana melakukan pekerjaan pembangun gedung tersebut.
Disisi lain seorang masyarakat asal Kabupaten Kepulauan Anambas menilai seharus Gedung Puskesmas Pembantu (Pustu), Dusun Langan itu harus bisa dimanfaatkan.
“Seharusnya Gedung Kesehatan itu sudah bisa digunakan dalam melaksanakan tugas kesehatan di Desa-Desa atau di Dusu-Dusun terpencil, "pungkas dian.
Lanjut dia, bahkan bukan persolan Puskesmas Pembantu (Pustu), Dusun Langan saja yang terdapat persolan masih banyak di Desa-Desa maupun di Dusun-Dusun lain di Kabupaten Kepulauan Anambas,
Masih kata Dian mengatakan, persolan ke sejahteraaan masyarakat bidang kesehatan wajib sifatnya dan harus dijamin pemerintah tidak ada lagi masyakat Anambas ikut berpikir untuk berobat jauh dari Dusun mereka.
Kini menjadi pertanyaan warga setempat pasalnya terkesan terbengkalai begitu saja bahkan menjadi ejekan di salah satu Grup Whatsapp milik warga Anambas, jadikan gudang kelapa, ucap anggota grup Whatsapp, 28 Mei 2026.Selain tapak rumput liar dan pohon liar yang tumbuh di sekiling Gedung Banguna Puskesmas Pembantu (Pustu) juga tampak pintu mulai tidak rapat.
Kabarnya warga sekitar menduga ada persolan kelalayan dalam pengawasan saat kontraktor pelaksana melakukan pekerjaan pembangun gedung tersebut.
Disisi lain seorang masyarakat asal Kabupaten Kepulauan Anambas menilai seharus Gedung Puskesmas Pembantu (Pustu), Dusun Langan itu harus bisa dimanfaatkan.
“Seharusnya Gedung Kesehatan itu sudah bisa digunakan dalam melaksanakan tugas kesehatan di Desa-Desa atau di Dusu-Dusun terpencil, "pungkas dian.
Lanjut dia, bahkan bukan persolan Puskesmas Pembantu (Pustu), Dusun Langan saja yang terdapat persolan masih banyak di Desa-Desa maupun di Dusun-Dusun lain di Kabupaten Kepulauan Anambas,
Masih kata Dian mengatakan, persolan ke sejahteraaan masyarakat bidang kesehatan wajib sifatnya dan harus dijamin pemerintah tidak ada lagi masyakat Anambas ikut berpikir untuk berobat jauh dari Dusun mereka.
Juga pasitas petugas kesehatan harus dijamin olah UU RI kita,” ujar Dian, Juma'at 29 Mei 2026, lewat telpon Whatsapp.
Terpisah, Sikap nyata Plt. Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas dengan tegas menyampaikan ke pimpus newsajaddetik saat dikonfirmasi lewat telpon Whatsapp, Juma'at 29/05/2026.
Tahun 2027 akan dilanjutkan pekerjaan yang belum rampung, seperti. Keramik, Pipanisasi, Saluran Drainase, Teras, Jalan masuk ke Pustu.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Feri Oktavia menjelaskan.
"Informasi tambahan setelah Tim Dinkes PPKB turun ke Lokasi dan adanya beberapa pekerjaan baru yang muncul seperti selasar, pembuatan selokan maka untuk tahun 2026 di perubahan ini baru DED yang diusulkan, untuk pembangunan fisiknya sudah masuk dalam Rencana Kerja tahun 2027, "jelas Feri Oktavia.
Lebih lanjut dia menjelaskan, berdasarkan Info dari Tim ada pekerjaan yang harus dikerjakan ada 5 atem diantaranya :
1. Keramik
2. Pipanisasi
3. Saluran drainase
4. Teras
5. Jalan masuk ke Pustu.
Masih kata dia menjelaskan, Nantikan ada Tim pembuat DED kalau sudah masuk bisa ditambahkan pekerjaan pembersihan lokasi sekitaran Pustu.
Kalau anggaran sudah masuk dalam perubahan tahun ini. Tentunya yang akan membuat Detail pekerjaan akan tturun ke lokasi pustu itu.
Untuk menggunakan gedung Puskesmas Pembantu (Pustu), Dusun Langan, Desa Batu Berapit butuh anggaran dua ratus enam puluh juta.
" Yang akan dimggarkan untuk pustu itu di APBDP tahun 2026 kisaran Rp. 260.000.000 (dua ratus enam puluh juta rupiah), "akhir Feri Oktavia, (29).
Penulis : Pimpus
.png)

